Hakekat Kebenaran & Ilmu Pengetahuan


Mencari hakekat kebenaran mungkin sering kita ucapkan, tapi pada kenyataannya susah untuk dilaksanakan. Yang pasti bahwa “benar” itu pasti “tidak salah”. Pertanyaan-pertanyaan kritis kita di masa kecil, misalnya mengapa gajah berkaki empat, mengapa burung dapat terbang, dan sebagainya kadang tidak dapat terjawab secara baik oleh orang tua kita. Sehingga akhirnya sering sesuatu kita anggap sebagai ‘yang memang sudah demikian adanya’ (Taken for Granted). Banyak para ahli yang memaparkan ide tentang sudut pandang kebenaran termasuk bagaimana membuktikannya. Manusia merupakan makhluk yang berakal budi. Dengan akal budinya, maka kemampuan bersuara dapat menjadi kemampuan berbahasa dan berkomunikasi. Adanya akal budi juga menyebabkan manusia mampu berpikir abstrak dan konseptual sehingga manusia disebut sebagai makhluk pemikir (homosapiens). Dalam sejarah perkembangannya, manusia ternyata manusia selalu berusaha memperoleh pengetahuan yang benar atau yang secara singkat dapat disebut sebagai kebenaran. Manusia senantiasa berusaha memahami, memperoleh, dan memanfaatkan kebenaran untuk kehidupannya. Tidak salah jika satu sebutan lagi diberikan kepadanya, yaitu manusia sebagai makhluk pencari kebenaran.

Apa itu Kebenaran..? Bagimana hubungan Kebenaran dengan Ilmu Pengetahuan.? —— untuk membaca selanjutnya: [KLIK di SINI] ——–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s