SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)

Snow-cholera-map: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/c7/Snow-cholera-map.jpgSistem Informasi Geografis (SIG) adalah sistem yang dapat mendukung pengambilan keputusan spasial dan mampu mengintegrasikan deskripsi-deskripsi lokasi dengan karakteristik-karakteristik fenomena yang ditemukan di lokasi tersebut. SIG yang lengkap mencakup metodologi dan teknologi yang diperlukan yaitu data spasial perangkat keras, perangkat lunak dan struktur organisasi (Gistut ,1994).

Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan suatu sistem (berbasiskan komputer) yang digunakan untuk menyimpan dan memanipulasi informasi geografis. Sistem Informasi Geografis (SIG) dirancang untuk mengumpulkan,  menyimpan dan menganalisis objek-objek serta fenomena – fenomena dimana lokasi geografis merupakan karakteristik yang penting atau kritis untuk dianalisis. Dengan demikian, Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan sistem komputer yang memiliki empat kemampuan dalam  menangani data yang bereferensi geografis, yaitu ; (a) masukan, (b) keluaran, (c) manajemen data (penyimpanan dan  pemanggilan data), (d) analisis dan manipulasi data.  Continue reading

Advertisements

Pengantar Statistika

gedung2Pengertian Statistik secara etimologis berasal dari bahasa Latin yaitu Status dan bahasa Belanda yaitu Staat, yang dalam bahasa Indonesia berarti Negara. Secara umum istilah Statistik mempunyai 2 macam pengertian atau definisi, yaitu Pengertian dalam arti Sempit dan Luas. Selanjutnya dari dua pengertian tersebut muncul 2 terminologi kata atau istilah, yaitu STATISTIK  (=STATISTIC)  dan  STATISTIKA  (=STATISTICS).

STATISTIK (STATISTIC) :Adalah rekapitulasi dari fakta yang berbentuk angka-angka yang dapat disusun dalam bentuk tabel dan diagram yang mendeskripsikan suatu permasalahan. (Riduwan, 2010).

Menurut Sudjiono (2005), Statistik mempunyai beberapa pengertian atau definisi, yaitu :

  1. Statistik sebagai ‘Data Statistik’ yaitu Kumpulan bahan keterangan yang berupa angka atau bilangan ATAU Deretan kumpulan angka yang menunjukkan keterangan tentang kegiatan hidup tertentu.
  2. Statistik sebagai ‘Kegiatan Statistik’ yaitu Kegiatan perStatistikan berdasarkan Undang-undang No. 7 Tahun 1960 yang meliputi “Pengumpulan Data (Data Collecting)”, “Penyusunan Data (Summarizing)”, “Pengumuman dan Pelaporan (Tabulating and Report)”, dan Analisis Data (Data Analyzing).
  3. Statistik merupakan kumpulan data bilangan maupun bilangan yang disusun dalam bentuk tabel atau diagram yang mendeskripsikan suatu permasalahan.

Istilah statistik sering disesuaikan dengan bidang kegiatan atau ilmu yang menggunakannya seperti dalam bidang kesehatan menjadi Statistik Kesehatan, dalam bidang pendidikan menjadi Statistik Pendidikan, dalam bidang pertanian menjadi Statistik Pertanian, dsb. (Hasibuan, dkk., 2009)

Continue reading

“POSDAYA = Pos Pemberdayaan Keluarga”

‘sekedar berbagi informasi dari berbagai referensi about POSDAYA’

POSDAYA merupakan wahana pemberdayaan 8 Fungsi Keluarga Secara Terpadu, utamanya Fungsi Agama Atau Ketuhanan Yang Maha Esa, Fungsi Cinta Kasih, Fungsi Perlindungan, Fungsi Reproduksi Dan Kesehatan, Fungsi Pendidikan, Fungsi Sosial Budaya, Fungsi Ekonomi Atau Wirausaha Dan Fungsi Lingkungan.

Kedelapan  fungsi  keluarga  itu  secara  internasional dimantapkan sebagai delapan sasaran Millennium Development Goals (MDGs). Delapan sasaran MDGs tersebut telah disepakati oleh  189  Kepala  Negara  atau  pemimpin  dunia  pada  Sidang Umum PBB di New York. MDGs itu kemudian disempurnakan dan disepakati kembali oleh para pemimpin dunia pada Sidang PBB tahun 2005. Continue reading

KEBIJAKAN & STRATEGI NASIONAL KESEHATAN REPRODUKSI DI INDONESIA

Pada saat ini Kesehatan Reproduksi telah mendapat perhatian khusus secara Global sejak diangkatnya isu tersebut dalam Konferensi Internasional tentang Kependudukan dan Pembangunan (International Conference on Population and Development, ICPD), di Kairo, Mesir, pada tahun 1994. Dalam Konferensi tersebut dihasilkan kesepakatan tentang Perubahan Paradigma dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan kependudukan, yang semula lebih menekankan pada pendekatan Pengendalian Populasi dan Penurunan Fertilitas menjadi pendekatan yang difokuskan pada Kesehatan Reproduksi serta upaya pemenuhan hak-hak reproduksi. Continue reading

Konsep Dasar Masyarakat

 http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQfTH9i7_7NEH9_F9d9fvip-d9V1FZjGYKQy-Th3ikMlyLGQE4ju1aGYigMasyarakat sebagai suatu bentuk system sosial, dalam hubungannya dengan lingkungan sekitar akan selalu berusaha mencapai tingkat pemenuhan kebutuhan dasar yang seoptimal mungkin. Sebagai suatu sistem, masyarakat menunjukkan bahwa semua orang secara bersama-sama bersatu untuk saling melindungi kepentingan-kepentingan mereka dan berfungsi sebagai satu kesatuan yang secara terus menerus berinteraksi dengan system yang lebih besar. Pelayanan Kebidanan Komunitas dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam mempertahankan dan meningkatkan derajat kesehatannya terutama dalam hal kesehatan ibu dan anak serta memberikan bantuan melalui intervensi kebidanan sesuai dengan bidang keahliannya dalam membantu masyarakat untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Bidan sebagai ujung tombak dalam tatanan pelayanan kesehatan khususnya dalam bidang KIA, mempunyai tugas dan fungsi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Continue reading

Konsep Dasar KELUARGA_(part 2)

Berikut ini adalah catatan (lanjutan dari posting sebelumnya : Konsep Dasar Keluarga_Part 1) tentang Konsep Dasar Keluarga yang penulis rangkum dari beberapa sumber/referensi. Materi ini sengaja dibuat khususnya untuk mamberikan Catatan Kuliah pada Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Komunitas I dengan Pokok Bahasan tentang Konsep Keluarga bagi Mahasiswa Program Studi Diploma IV Kebidanan Komunitas di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surakarta.
Materi ini juga diperuntukkan kepada semua pengunjung yang mencari referensi tentang Konsep Keluarga secara teoritis. Oleh karena itu, silahkan pergunakan seperlunya materi ini dan untuk membuka atau Download, silahkan : [KLIK di SINI]

Konsep Dasar KELUARGA_(part 1)

Berikut ini adalah catatan tentang Konsep Dasar Keluarga yang penulis rangkum dari beberapa sumber/referensi. Materi ini sengaja dibuat khususnya untuk mamberikan Catatan Kuliah pada Mata Kuliah Asuhan Kebidanan Komunitas I dengan Pokok Bahasan tentang Konsep Keluarga bagi Mahasiswa Program Studi Diploma IV Kebidanan Komunitas di Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Surakarta.
Materi ini juga diperuntukkan kepada semua pengunjung yang mencari referensi tentang Konsep Keluarga secara teoritis. Oleh karena itu, silahkan pergunakan seperlunya materi ini dan untuk membuka atau Download, silahkan : [KLIK di SINI]

Materi ini masih akan dilanjutkan pada Posting berikutnya yaitu : Konsep Dasar KELUARGA_(part 2).

MANAJEMEN SISTEM PENCATATAN & PELAPORAN EPIDEMIOLOGI

Berikut adalah Catatan Kuliah untuk Mata Kuliah Epidemiologi dengan Pokok Bahasan “Manajemen Pencatatan dan Pelaporan dalam Epidemiologi” yang disusun sesuai dengan Kurikulum Mahasiswa Diploma III Kebidanan.

Catatan Kuliah ini disarikan dari beberapa referensi yang secara khusus membahas tentang Konsep atau Teori tentang Manajemen Pencatatan dan Pelaporan Epidemiologi.

Untuk membaca keseluruhan isi materi tersebut, silahkan [KLIK DI SINI]

Protected: Tugas Akhir “Creative Writing” D-III Akupunktur 2011

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Screening Test (Tes Skrining)_’update’

Berikut ini adalah update Catatan Kuliah MK. Epidemiologi dengan pokok bahasan Screening Test yang digunakan sebagai salah satu acuan/referensi dalam perkuliahan mahasiswa  Diploma III Kebidanan. Untuk membaca atau Download materi selengkapnya, silahkan [ KLIK DISINI ]